Aku ingin menghirup udara segar perkebunan ini
di mana angin nilai masih berbahasa dengan desir mesranya
di mana harum budaya masih lembut mengisi ruang lamannya
dan tenang tdak terusik
cemar tidak terpalit
Aku ingin berjalan di bawah redup perkebunan ini
di mana tiada bahang panas dari dunia penuh sengketa, curiga dan sengsara
menerobosi rendang daun-daun pepohonan
kulitku tak terbakar
semangatku tak tercalar
Aku ingin duduk-duduk bersimpuh di perkebunan ini
menatap pohon-pohon ilmu tumbuh dan rimbun
dengan dahan-dahan nilai teguh menaung
bunga-bunga harapan mekar mengharum
buah-buah teknologi masak meranum
daun-daun susila redup memayung
dan segalanya menjanjikan peribadi tersanjung
-anak-anak yang datang bertangan kosong
-namun pulang mengheret beban berkarung
Perkebunan ilmu ini
biar jadi benteng terakhir
dari segala kedaifan jiwa
dari segala kedangkalan minda
dari segala kejahilan makna
Izinkan aku
terus duduk-duduk di sini



